Home Berita Indeks Konektivitas Maritim 2018. China Tertinggi, Singapura dan Malaysia Andalkan Transhipment Hub

Indeks Konektivitas Maritim 2018. China Tertinggi, Singapura dan Malaysia Andalkan Transhipment Hub

804
1
SHARE

JMOL. United Nation Conference On Trade and Development (UNCTAD) baru saja merilis indeks konektivitas maritim pada 3 Oktober 2018. Hasilnya, Indek konektivitas maritim alias LSCI (Liner Shipping Connectivity Index) China masih menjadi yang tertinggi di dunia.

Menyusul China adalah Singapura, Korea Selatan, Hongkong, dan Malaysia. Posisi Indonesia masih jauh berada dalam 20 besar. Peringkat ke-6 hingga ke-10 berturut-turut adalah Belanda, Jerman, Amerika Serikat, Inggis, dan Belgia.

Baca: Tiga Tahun Poros Maritim Dunia, Indeks Konektivitas Maritim Indonesia Masih Stagnan

Sementara lima negara, yaitu Norfolk Island, Christmas Island, Cayman Islands, Bermuda dan Tuvalu merupakan negara dengan tingkat konektivitas maritim terendah.

UNCTAD merilis LSCI bersamaan dengan terbitnya laporan Review Of Maritime Transport 2018. LSCI adalah indikator yang menunjukkan posisi suatu negara dalam jejaring pelayaran liner (kontainer) global. Indek konektivitas maritim ini dihitung berdasarkan data kunjungan kapal kontainer yang mencakup jumlah kapal, kapasitas angkut, jumlah layanan, jumlah perusahaan liner, dan ukuran kapal terbesar.

Rilis LSCI juga mengungkap bahwa mengkonsentrasikan kargo pada pelabuhan transhipment hub masih menjadi opsi yang paling efisien bagi kebanyakan pelayaran dunia. Terlihat dari Singapura dan Malaysia yang memperoleh skor LSCI tinggi karena kedua negara tersebut memliki pelabuhan transhipment hub internasional. Indonesia mungkin saja dapat memperbaiki peringkatnya jika pelabuhan Kuala Tanjung sudah beroperasi dan mampu mengambil peran sebagai transhipment Hub.

Baca juga: Transhipment Hub dan Prospeknya Di Selat Malaka

Rute transpacific eastbound (Asia Timur ÷ Amerika Utara) dan rute westbound (Asia Timur ke Eropa Utara dan kawasan Mediiterania) masih merupakan rute pelayaran kontainer yang paling ramai. Menunjukkan tingginya perdagangan antara negara-negara di Asia Timur (terutama China, Korsel, dan Hongkong) dengan Amerika Serikat dan Eropa. [AS]

1 COMMENT

  1. I see you don’t monetize your page, don’t waste your traffic, you can earn additional cash every month.
    You can use the best adsense alternative for any type of website (they
    approve all websites), for more details simply search in gooogle: boorfe’s tips monetize your
    website

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.