Home Berita Volume Arus Mudik Selat Sunda dan Selat Bali Capai 60 Persen

Volume Arus Mudik Selat Sunda dan Selat Bali Capai 60 Persen

373
0
SHARE
JMOL. Sejak H-7 atau Kamis (29/5) hingga memasuki H-3 Lebaran (2/6), volume arus mudik yang melintasi penyeberangan Selat Sunda sudah mencapai di atas 65 persen, jika mengacu kepada total arus mudik pada lebaran tahun lalu. Demikian rilis dari PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP) yang diterima Redaksi pada Minggu malam.

Rinciannya adalah, (1l) penumpang sebanyak 556.727 orang atau sudah 69,4 persen dari total 803 ribu orang di periode mudik tahun lalu. (2) Kendaraan roda dua sebanyak 52.291 unit atau 68 persen dari total 76.959 unit di tahun lalu. (3) kendaraan roda empat ke aras tercatat sebanyak 68.599 unit atau sudah 72 persen dari total 95.380 unit pada mudik tahun sebelumnya.

“Tren mudik dari Jawa ke Sumatera tahun ini mengalami kenaikan. Mahalnya harga tiket pesawat mendorong masyarakat untuk menggunakan moda transportasi darat, termasuk penyeberangan. Pada Lebaran tahun ini, pengguna jasa terlibat lebih baik dalam mengatur jadwal keberangkatan sehingga puncak arus mudik lebih merata,” kata Ira Puspadewi, Direktur Utama PT ASDP. Ira juga menganjurkan kepada para pemudik untuk memanfaatkan pembelian tiket secara online serta pembayaran tiket dengan kartu elektronik.

Untuk arus sebaliknya dari Sumatera ke Jawa, di Pelabuhan Bakauheni mulai H-7 hingga H-4 tercatat 197.549 orang (68,4 persen). Kendaraan roda dua 2.636 unit (44,4 persen), dan kendaraan roda empat keatas/lebih sebanyak 29.948 unit (72,3 persen).

Selat Bali Lancar

Arus mudik Selat Bali yang menghubungkan pulau Bali dan Jawa dilaporkan juga sudah mendekati 60 persen.

Pemudik yang menyeberang dari Gilimanuk ke Ketapang sebanyak 238.416 orang (58 persen). Kendaraan roda dua sebanyak 48.230 unit atau (57 persen). Sementara kendaraan roda empat keatas/lebih sebanyak 26.629 unit (59 persen).

Menurut catatan ASDP, arus mudik dari Gilimanuk ke Ketapang cenderung ramai pada malam hingga dini hari, khususnya roda dua dan roda empat. ASDP menyebutkan bahwa operasional dan pelayanan pada malam hari di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk terpantau ramai lancar, aman dan terkendali. [AF]