Home Berita Wabah Virus Corona. Sejumlah Pelabuhan di Indonesia Perketat Pemeriksaan Kapal Asal China

Wabah Virus Corona. Sejumlah Pelabuhan di Indonesia Perketat Pemeriksaan Kapal Asal China

2073
0
SHARE


JMOL. Upaya preventif untuk mencegah masuknya virus Corona ke Indonesia melalui jalur laut terus dilakukan Pemerintah Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan kepada seluruh stakeholder transportasi, khususnya di sektor udara dan laut untuk melakukan upaya-upaya antisipasi pencegahan masuknya virus corona ke Indonesia. Menhub juga meminta Dirjen Perhubungan Laut berkoordinasi dengan Pelindo I s.d. IV untuk segera melakukan upaya preventif yang lebih intensif.

Untuk kapal barang, pemeriksaan terhadap awak kapal dilakukan di atas kapal. Sementara untuk pemeriksaan terhadap penumpang kapal, Petugas Kesehatan Pelabuhan memasang alat deteksi panas tubuh atau thermal scanner di pintu terminal kedatangan penumpang, terutama yang melayani pelayaran internasional.

Di pelabuhan Makassar, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Rahmatullah, mengatakan pemeriksaan kapal asal China sudah sejak Jum’at (24/1). Hingga hari ini belum ditemukan awak kapal yang berpotensi terkena virus Corona.

Di Pelabuhan Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang, thermal scanner dioperasikan di pintu kedatangan yang melayani pelayaran internasional. Thermal scanner juga dipasang pada beberapa dermaga seperti di Lagoi dan Lobam. Pengunjung pulau Bintan umumnya wisatawan dari Singapura.

Sementara di Tanjung Priok, Syahbandar mewajibkan kapal yang berasal dari China untuk berlabuh terlebih dahulu di luar perairan dermaga. Seluruh ABK tidak diperbolehkan turun hingga memperoleh hasil infeksi kesehatan yang negatif. Jika tidak ada suspect, kapal diperbolehkan bersandar namun ABK tetap dilarang keluar dari area pelabuhan atau stay di kapal. Masa pengawasan ditetapkan selama 14 hari, yaitu dua kali dari masa inkubasi virus Corona 7 hari.

Baca: Wabah Virus Corona, Arus Kapal di Wuhan Port Terhambat

Direct call dari China ke Tanjung Priok Jakarta memang cukup banyak. Sepanjang tahun 2019 lalu, tercatat 422 unit kapal (asal China) dengan total ABK sebanyak 9.781 orang. Pada tahun ini hingga 26 Januari 2020, Pelabuhan Tanjung Priok sudah disandari oleh 35 unit kapal dari China, dengan total 738 orang awak kapal. [AF]