Home Berita TOL LAUT 2021. Tol Laut Lingkar Papua (T-19) Mulai Ramai. Pomako Masuk...

TOL LAUT 2021. Tol Laut Lingkar Papua (T-19) Mulai Ramai. Pomako Masuk Trayek

312
1
SHARE

JMOL. Arus perdagangan di sepanjang trayek T-19 menunjukkan angka yang menggembirakan dalam triwulan pertama tahun ini. Trayek T-19 berpangkal di Merauke, rutenya meliputi Merauke – Kokas – Sorong – Korido – Depapre (Jayapura) – Sorong – Merauke. PT Pelni menjadi operator trayek ini menggunakan kapal KM. Logistik Nusantara 2.

“Pada Voyage ke-3 lalu, 14 Kontainer batu ciping komoditi unggulan Kabupaten Jayapura dari Pelabuhan Depapre telah tiba di Merauke untuk memenuhi tingginya permintaan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut,” kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Antoni Arif Priadi.

Kemudian Voyage ke-4 tanggal 30 Maret 2021, KM. Logistik Nusantara 2 berangkat dari Merauke mengangkut 42 kontainer dan deviasi ke Pelabuhan Pomako (Mimika) menurunkan 33 kontainer. Sehingga menjadikan Pomako sebagai pelabuhan singgah yang baru, sekaligus yang terbesar dalam segi permintaan barang di Trayek T-19 di triwulan pertama ini. Demikian lanjut Capt. Antoni.

“Hal ini tentu menjadi akselerasi baru dan bukti dari kerja sama yang baik antara Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke, Kabupaten Mimika, BUMN melalui Bulog dengan merangkul aliansi petani dan UMKM lokal Merauke, serta para pelaku usaha sebagai JPT dan Shipper di bawah kordinasi ALFI/ILFA DPC Merauke untuk meningkatkan pemasaran komoditi unggulan Merauke yaitu beras,” komentar Prof. Theofransus Litaay dari Kantor Staf Presiden

Ketua DPC ALFI/ILFA Merauke, Bakri Al Hamid mengatakan, muatan berangkat pada Voyage 4 ini terdiri atas beras, gambir dan dedak, yang menunjukan adanya permintaan yang tumbuh cepat dan berdampak positif bagi petani Merauke.

Sementara dari Jayapura, Bupati Jayapura, Matias Awaitouw mengatakan sebenarnya komoditi unggulan tidak hanya batu ciping, tapi ada kayu olahan, arang kayu dan kelapa sawit yang berkualitas tinggi. Matias berharap informasi komoditas unggulan Jayapura tersebut dapat dipromosikan ke daerah-daerah lain di sepanjang trayek T-19.

Trayek T-19 ini dapat disebut tol laut lingkar Papua, karena menghubungkan kabupaten/kota di pesisir di pulau Papua, dari Merauke di sebelah selatan hingga Jayapura di utara. Konektivitas ke pulau Jawa (Tanjung Perak) dapat melalui trayek H-5 dengan transit di Merauke, dan melalui trayek T-11 dengan transit pelabuhan Pomako di Kabupaten Timika. [AS]