Home Artikel Tol Laut 2021. Ditjen Hubla Fokus Optimalkan Muatan Balik

Tol Laut 2021. Ditjen Hubla Fokus Optimalkan Muatan Balik

675
4
SHARE

JMOL. Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Hubla) dan jajarannya terus mendorong pemerintah daerah (Pemda) dan masyarakat untuk memanfaatkan Tol Laut.

Disparitas atau gap yang tinggi antara volume muatan berangkat dan muatan balik terjadi pada mayoritas trayek Tol Laut sejak program ini dimulai tahun 2016. Pada tahun 2020 lalu, total muatan balik hanya sepertiga dari total muatan berangkat. Beberapa trayek memperlihatkan gap yang sangat tinggi. Lihat grafis.

Baca: Tol Laut 2021, Trayek Bertambah dan Tantangan Imbalance Trade

Untuk meningkatkan muatan Tol Laut, Dirjen Hubla menggelar program Optimalisasi Muatan Tol Laut (sebut saja OMTL), khususnya Muatan Balik. Ditjen Hubla mendorong seluruh jajarannya di daerah, yaitu KSOP dan UPP, untuk menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder daerah.

Berdasarkan rilis dari Humas Ditjen Hubla, hingga minggu ke-4 bulan Maret ini dikabarkan sebanyak 16 KSOP/UPP di 16 pelabuhan yang sudah memulai program OMTL. Ke-16 pelabuhan tersebut adalah sebagian dari 97 pelabuhan singgah yang ada dalam 26 trayek Tol Laut di tahun 2021.

Sejumlah kegiatan dilakukan, antara lain rapat koordinasi digelar bersama pemerintah daerah, instansi dan masyarakat pengguna angkutan laut, pembentukan kelompok atau group Tol Laut di daerah, promosi komoditas dan produk andalan daerah, membantu akses pasar, hingga sosialisasi penggunaan aplikasi SITOLAUT. Tentu saja strategi pelaksanaannya menyesuaikan dengan kondisi daerah.

Redaksi akan mengabarkan pelaksanaan OMTL di setiap daerah pada tulisan-tulisan berikutnya. [AS]