Home Berita Mulai Bulan ini, Seluruh Moda Transportasi Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Mulai Bulan ini, Seluruh Moda Transportasi Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

453
1
SHARE

JMOL. Penerapan aplikasi PeduliLindungi di seluruh moda transportasi akan dilaksanakan secara serentak mulai Sabtu, 28 Agustus 2021. Demikian dinyatakan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Soemadi, saat menggelar rapat koordinasi dengan seluruh jajaran Kemenhub dan para operator transportasi di Jakarta, hari ini (24/08)

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi dapat membantu petugas memvalidasi dokumen kesehatan secara digital, sehingga lebih aman, cepat, dan mudah. Meminimalkan kontak fisik karena pengguna tidak harus membawa dokumen kertas hasil tes Covid-19 atau kartu vaksinasi, serta lebih aman dari pemalsuan hasil tes swab (PCR/Antigen).

“Simpul-simpul transportasi seperti terminal, stasiun, pelabuhan dan bandara menjadi bagian dari filter kita untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Penerapan aplikasi PeduliLindungi diharapkan dapat mengelola mobilitas di tengah pandemi dengan baik,” jelas Menhub.

Seluruh Direktur Jenderal di lingkungan Kemenhub sudah diintruksikan untuk menyusun aturan teknisnya. Seluruh operator atau penyelenggara sarana dan prasarana transportasi baik yang dikelola kemenhub, BUMN, maupun swasta diminta segera mempersiapkan diri, baik secara sistem maupun prosedurnya.

“Pada awal penerapan aplikasi ini, saya minta para petugas yang berada di simpul-simpul transportasi, agar membantu pengguna jasa transportasi yang masih belum mengetahui adanya aturan ini,” ujar Menhub.

Penerapan aplikasi PeduliLindungi di sektor transportasi udara sudah dimulai lebih dahulu pada bulan Juli 2021 di beberapa bandara. Surat Edaran Menhub Nomor 62 Tahun 2021 memuat klausul yang mewajibkan penumpang pesawat udara untuk menggunakan Sistem Informasi Satu Data Covid-19 PeduliLindungi.

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan untuk memperpanjang kembali Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4-1, mulai mulai 24 s.d 30 Agustus 2021. Perpanjangan PPKM dilakukan karena kondisi pandemi Covid-19 yang belum selesai dan di beberapa negara saat ini sedang mengalami lonjakan gelombang ketiga dengan penambahan kasus yang signifikan. [AF]