Home Berita Latihan Pra Armada Jaya TNI AL. Dua KCR Tembakkan Rudal C-705, “Hit...

Latihan Pra Armada Jaya TNI AL. Dua KCR Tembakkan Rudal C-705, “Hit On Target” di Jarak 70 Kilometer

354
0
SHARE

JMOL. Dua Kapal perang TNI Angkatan Laut (TNI AL) KRI Clurit-641 dan KRI Kujang 642  berhasil menembakan peluru kendali (rudal) C-705 dan Hit on target atau mengenai sasaran yang  menyebabkan target kapal sasaran tenggelam. Target sasaran adalah sebuah kapal Eks KRI Balikpapan dengan jarak lebih kurang 70 km. Penembakan rudal di perairan Natuna ini merupakan rangkaian latihan yang digelar TNI AL Pra Armada Jaya, Kamis (8/4).

KRI Clurit-641 dan KRI Kujang-642 merupakan Kapal Cepat Rudal (KCR) Type 40 yang tergabung dalam Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I. KCR merupakan kapal pemukul reaksi cepat yang mengutamakan unsur pendadakan, mengemban misi menyerang secara cepat, menghancurkan target sekali pukul dan menghindar dari serangan lawan dalam waktu singkat pula. Rudal C-705 adalah salah satu senjata strategis TNI AL yang dipasang di kapal-kapal jenis KCR.

TNI AL pada Latihan Pra Armada Jaya ini mengerahkan sejumlah alutsista seperti kapal perang, pesawat udara dan kendaraan tempur marinir dengan daerah latihan di Jakarta, Laut Jawa, Laut Natuna Utara dan Dabo Singkep, Kepulauan Riau.

Latihan yang akan berlangsung dari tanggal 5 hingga 15 April 2021 ini adalah persiapan awal sebelum melaksanakan Latihan Armada Jaya yang merupakan latihan puncak TNI AL. Latihan matra TNI AL yang digelar ini terdiri dari latihan operasi laut gabungan (Opslagab) diperankan oleh Koarmada II Surabaya, latihan operasi gabungan amfibi (Opsgabfib) dilaksanakan oleh Koarmada I Jakarta, latihan pasukan pendarat Korps Marinir (Pasrat Kormar) dilaksanakan oleh Kormar, latihan operasi pendaratan administrasi (Opsratmin) dilaksanakan oleh Kolinlamil dan latihan operasi pertahanan pantai (Opshantai) dilaksanakan oleh Koarmada I dalam hal ini Lantamal IV Tanjung Pinang.

Latihan bertujuan untuk menguji dan meningkatkan kemampuan profesionalisme prajurit TNI AL serta kesiapsiagaan peralatan tempur atau Alutsista TNI AL di lapangan. Alutsista yang dilibatkan dalam latihan ini yakni antara lain kapal perang meliputi;  Latopslagab menggunakan kapal perang yakni; KRI R.E. Martadinata-331, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Fatahillah-361, KRI Clurit-641, KRI Kujang-642, KRI Nanggala-401, KRI Aluguro-405, KRI Diponegoro- 365, KRI Bung Tomo-357, KRI Teuku Umar-385, KRI Patimura-371, KRI Tjiptadi-381, KRI Pulau Rangsang-727, KRI Sutedi Senaputra–378, KRI Imam Bonjol-383, KRI Sembilang–850. Sedangkan latopsratmin meliputi; KRI Teluk Bintuni-520, KRI Teluk Lampung-540, KRI Teluk Amboina dan KRI Halasan-630.

Sementara itu Latopsfib menggunakan kapal perang yakni;  KRI Teluk Cirebon-543, KRI Teluk Ende-517, KRI Teluk Sorong-536, KRI Pulau Raas-726, KRI Bung Tomo-357 KRI Teuku Umar-385, KRI Patimura-371, KRI Imam Bonjol-383, KRI Jhon Lie-358 dan KRI Tjiptadi-381 dan  Latopshantai meliputi KRI Barakuda-814, KRI Kerait-827, KRI Sigurot-864. Selain itu juga dikerahkan 5 pesawat udara, 10 kendaraan tempur yang terdiri dari BTR-50 6 unit dan BMP-3F sebanyak 4 unit. [Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut]