Home Berita Kunjungi Jepang, Menhub Peroleh Dukungan untuk Patimban dan 5 Pelabuhan Baru

Kunjungi Jepang, Menhub Peroleh Dukungan untuk Patimban dan 5 Pelabuhan Baru

171
0
SHARE

JMOL. Kunjungan kerja Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ke Jepang membawa hasil yang menggembirakan. Pemerintah Jepang menyatakan dukungannya terhadap upaya percepatan pembangunan sejumlah proyek infrastruktur transportasi kerja sama Indonesia-Jepang.

Dalam kunjungan kerjanya ke Jepang, Mehub bersama Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel dan Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi bertemu dengan sejumlah pihak dari Jepang, baik dari pemerintah maupun non pemerintah, untuk membahas sejumlah pembangunan infrastruktur transportasi yaitu: MRT Fase 2, KA Makassar-Parepare, Pelabuhan Patimban, dan Proving Ground BPLJSKB Bekasi.

Selain membahas proyek yang sedang berlangsung di atas, Menhub juga mengundang pihak Jepang untuk bekerja sama pada lima pelabuhan yang akan segera dibangun dan dikembangkan di Indonesia. Kelima proyek tersebut yakni: pelabuhan New Ambon; Pelabuhan New Palembang;  Pelabuhan Natuna; pelabuhan Gorontalo; dan Pelabuhan Batam.

Patimban

Khusus untuk pelabuhan Patimban, menurut Menhub, pemerintah Jepang mendukung pelabuhan tersebut menjadi bagian dari ekosistem industri otomotif di Indonesia. Caranya, dengan mengajak industri otomotif asal Jepang untuk memanfaatkan Pelabuhan Patimban, dan mempercepat pembentukan joint venture (konsorsium) operator pelabuhan Patimban yang melibatkan pihak Jepang.

Pemerintah Jepang juga mendukung peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan melibatkan lebih banyak perusahaan Indonesia pada pembangunan Pelabuhan Patimban di tahap berikutnya.

Dalam kunjungan kerjanya ke Jepang, selama dua hari (6-7 September 2021), Menhub menemui sejumlah pihak Jepang yakni: Penasehat Perdana Menteri Jepang, Mr. Hiroto Izumi; Mantan Perdana Menteri Jepang Mr. Yasuo Fukuda; Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Jepang Mr AKABA Kazuyoshi; Menteri Negara Urusan Luar Negeri Jepang, Mr. Uto Takashi; Gubernur Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Mr. Tadashi Maeda; dan pihak- pihak lain di luar pemerintah yang terkait dengan kerjasama Indonesia – Jepang di sektor transportasi. [AF]