Home Berita Jelang Idul Fitri, Hubla Tinjau Pelabuhan Balikpapan dan Makassar

Jelang Idul Fitri, Hubla Tinjau Pelabuhan Balikpapan dan Makassar

112
0
SHARE

JMOL. Direktur Perkapalan dan Kepelautan Capt. Sudiono mengunjungi dua pelabuhan di kota Balikpapan, yaitu Pelabuhan Semayang dan Kariangau. Kunjungan pada Kamis kemarin (21/5/2020) tersebut guna memantau pengendalian transportasi laut menjelang lebaran 2020 /1441 H dan implementasi Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor SE 21 Tahun 2020

Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor SE 21 Tahun 2020 merupakan pedoman bagi segenap jajaran Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) dalam melaksanakan pengendalian transportasi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui transportasi laut. Beleid tersebut mengatur
protokol kesehatan seperti pemeriksaan suhu tubuh, penyediaan fasilitas cuci tangan, serta penerapan physical distancing di lingkungan kerja pelabuhan dan di atas kapal, hingga pengendalian antrian calon penumpang pada loket tiket.

Selain itu, Capt Sudiono menyampaikan kondisi operasional kedua pelabuhan. Pelabuhan Semayang yang biasanya melayani 29 kapal dalam sehari, kini di masa pandemi Covid-19 hanya melayani 13 kapal per hari. Sementara pelabuhan Kariangau, dari 12 kapal setiap harinya, kini hanya melayani 6 kapal. Pelabuhan ini digunakan oleh kapal Ferry dengan tujuan Pelabuhan Penajam dan Pelabuhan Palu.

Secara terpisah di hari yang sama, Direktur Kenavigasian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Hengki Angkasawan mengunjungi Pelabuhan Makassar.

Di Pelabuhan Makassar, Tim Terpadu Antisipasi Covid-19 bertugas melakukan pengawasan dan pengendalian bagi semua kapal penumpang dan kapal barang yang beroperasi dan melakukan bongkar muat barang. Seluruh petugas dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). Tim Terpadu juga membantu pemeriksaan tiket dan dokumen persyaratan perjalanan sesuai Surat Edaran Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020.

Saat itu, di Pelabuhan Makassar terdapat 11 kapal penumpang PT. Pelni termasuk kapal perintis yang portstay. Aktivitas kapal barang berlangsung normal. [AF]