Home Berita Indonesia Terpilih Kembali Menjadi Anggota Dewan IMO

Indonesia Terpilih Kembali Menjadi Anggota Dewan IMO

460
0
SHARE

JMOL. Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan IMO Kategori C Periode Tahun 2022 – 2023, setelah melalui proses penghitungan suara pada pemilihan anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) atau Organisasi Maritim Internasional, yang dilaksanakan di London, Jumat (10/12). Sebelumnya, Indonesia adalah anggota dewan IMO untuk periode 2020-2021.

“Keberhasilan Indonesia masuk lagi dalam Dewan IMO menunjukan pengakuan dunia atas eksistensinya di sektor maritim Internasional,” ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi Sabtu (11/12) pagi di Jakarta.

Dari 175 negara menjadi anggota IMO, sebanyak 40 negara dipilih anggota Dewan IMO. Ke-40 negara ini dipilih berdasarkan tiga kategori (A,B, dan C). Kategori A ada 10 negara yang mewakili armada pelayaran niaga internasional terbesar dan sebagai penyedia angkutan laut internasional terbesar. Kategori B diisi 10 negara yang mewakili kepentingan terbesar dalam “International Seaborne Trade”. Kategori C sebanyak 20 negara, yang memiliki kepentingan khusus dalam transportasi laut atau navigasi, dan mewakili semua daerah geografis utama di dunia.

Pemilihan Anggota Dewan IMO pada tahun 2021 ini tetap dilaksanakan dengan sistem voting (pemungutan suara) menggunakan secret ballots. Tiap negara anggota mengutus 2 (dua) orang perwakilan untuk mengikuti proses pemilihan suara secara langsung di Kantor Pusat IMO di London, Inggris. Proses pemilihan tetap disiarkan dan diikuti oleh seluruh negara anggota secara virtual.

Indonesia, yang dalam proses voting diwakili oleh Duta Besar RI untuk Inggris, Irlandia dan IMO Dr. Desra Percaya dan Atase Perhubungan RI di London Lollan Panjaitan, berhasil mendapatkan 127 suara dari 160 pemilih.

“Alhamdulillah, tahun ini kita berhasil melalui perjuangan yang berat dalam memperebutkan 20 kursi, mengingat persaingan cukup ketat. Tahun 2019 lalu kita bersaing dengan 24 negara, sedangkan tahun ini ada 27 negara yang mencalonkan diri,” ujar Arif Toha, plt Dirjen Perhubungan Laut, Kemenhub.

Berikut 40 negara anggota dewan IMO periode 2021 – 2023 yang terpilih:

Kategori A: Yunani, Republik Korea, Jepang, Federasi Rusia, Italia, Panama, Britania Raya, Tiongkok, Norwegia, dan Amerika Serikat. Kategori B: Uni Emirat Arab, Spanyol, Kanada, Prancis, Brazil, Jerman, India, Belanda, Australia, dan Swedia. Argentina tidak lagi terpilih karena jumlah suara pemilihnya berada di urutan terakhir (ke 11).

Kategori C: Singapura, Mesir, Cyprus, Malta, Bahama, Malaysia, Indonesia, Chili, Kenya, Arab Saudi, Jamaica, Belgi, Moroko, Turk, Meksiko, Filipina, Vanuatu, Qatar, Denmark, dan Thailand. Ada Tujuh negara yang tidak berhasil masuk, yaitu: Afrika Selatan, Nigeria, Peru, Banglades, Polandia, Pakistan, dan Kolombia.

Menjadi anggota Dewan IMO, menurut
Menhub Budi, memberi kesempatan bagi Indonesia untuk ikut serta dalam menentukan kebijakan-kebijakan IMO yang sangat berpengaruh pada dunia kemaritiman. Menhub Budi juga memberikan apresiasi kepada para stakeholder serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut yang telah memberikan dukungannya selama ini. [AS]