Home Berita Indonesia Persiapkan Diri Hadiri Sidang Majelis IMO 2019, Ajukan BPK menjadi External...

Indonesia Persiapkan Diri Hadiri Sidang Majelis IMO 2019, Ajukan BPK menjadi External Auditor IMO.

354
0
SHARE

JMOL. Jelang Sidang Majelis International Maritime Organization (IMO) ke-31 pada 25 November hingga 4 Desember 2019 mendatang, Ditjen Perhubungan Laut (DJPL) menggelar Workshop Persiapan Sidang Majelis IMO ke-31 di Hotel Grand Mercure Harmoni, (7/11).

Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha, Workshop diselenggarakan untuk mempersiapkan seluruh anggota delegasi dan memantapkan persiapan Indonesia untuk menghadiri Sidang Majelis IMO ke-31. Adapun anggota delegasi Indonesia (Delri) terdiri atas berbagai Kementerian/Instansi, antara lain Sekretaris Kabinet, Kemenkomaritim, Kementerian Luar Negeri, Basarnas, Pushidros TNI AL, PT. Pelni, PT. Pelindo I s.d IV, PT. BKI, DPP INSA dan DPP IPERINDO.

Workshop membahas 31 (tiga puluh satu) agenda sidang IMO, dan rencana resepsi diplomatik dalam rangka penggalangan dukungan bagi Indonesia sebagai anggota dewan IMO. Resepsi diplomatik tersebut rencananya digelar pada 27 November 2019.

Soal anggota dewan IMO, menurut Arif, proses pemilihan tahun ini sedikit lebih berat karena Indonesia harus bersaing dengan 25 negara, di mana hanya 20 negara yang dapat diterima menjadi anggota.

Selain agenda pencalonan kembali menjadi Anggota Dewan IMO, terdapat agenda-agenda khusus yang menjadi kepentingan Indonesia, yaitu penyampaian instrumen aksesi STCW-F, Reformasi Dewan IMO serta pemilihan external auditor dari tiga kandidat yaitu Indonesia, Italia dan Inggris. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) diusulkan menggantikan posisi Ghana menjadi External Auditor IMO. [JB]