Home Berita IMO PPR#7 Setujui Pedoman Baru Scrubber, Berlaku Mei 2021

IMO PPR#7 Setujui Pedoman Baru Scrubber, Berlaku Mei 2021

354
0
SHARE

JMOL. Sub-komite IMO tentang Pencegahan dan Penanganan Polusi (Pollution Prevention and Response, PPR) menggelar pertemuan sesi ke-7, dari 17 hingga 21 Februari 2020 di London. Salah satu hasil PPR 7 tersebut adalah pedoman baru untuk persetujuan dan sertifikasi Sistem Pembersihan Gas Buang (EGCS atau scrubber), yang akan berlaku enam bulan setelah diadopsi oleh MEPC, yaitu paling cepat Mei 2021.

Ada perubahan besar dalam pedoman yang baru tersebut, yaitu: definisi baru untuk Hidrokarbon Polyaromatik (PAH); penambahan frekuensi pencatatan pH air pencuci, PAH dan kekeruhannya; dan kewajiban pemeriksaan harian terhadap rasio emisi SO2/CO2 diterapkan untuk EGCS skema A.

Untuk diketahui, ada dua skema untuk menyetujui EGCS alias sistem scrubber, yaitu: ‘Skema A’, sertifikasi performa dilakukan di awal pada saat scrubber diinstal, lalu kemudian diikuti oleh survei berkala melalui pemantauan terus-menerus terhadap parameter utama operasional scrubber dan pemeriksaan emisi secara harian, untuk mengkonfirmasi performa scrubber. ‘Skema B’, konfirmasi performa scrubber ditetapkan melalui pemantauan terus-menerus terhadap emisi gas buang menggunakan sistem yang disetujui, yang juga tunduk pada survei berkala melalui pemeriksaan harian terhadap parameter utama operasional scrubber.

Yang terakhir, PPR menetapkan kerangka kerja (scope of work, SOW) untuk evaluasi dan harmonisasi terhadap regulasi pembuangan limbah scrubber ke perairan. SOW ini menjadi dasar saat melakukan kajian terhadap dampak limbah scrubber terhadap lingkungan. Ini merupakan upaya PPR memfasilitasi adanya kesamaan metode kajian yang diperlukan oleh negara-negara anggota IMO. [AS]