Home Berita Hingga Akhir 2020, 54 Pelabuhan Go Live INAPORTNET

Hingga Akhir 2020, 54 Pelabuhan Go Live INAPORTNET

94
1
SHARE

JMOL. Sebanyak 20 pelabuhan di Indonesia, yaitu Tanjung Buton, Patimban, Palu, Kuala Tanjung, Kijang, Sunda Kelapa, Tanjung Wangi, Lembar, Kupang, Sampit, Tarakan, Manado, Pare-Pare, Gorontalo, Biak, Bau-Bau, Kepulauan Seribu, Marunda, Muara Angke dan Satui, hari ini, Rabu (18/11) menandatangani Pakta Integritas Penerapan Inaportnet, bertempat di Ruang Mataram Kantor Pusat Kementerian Perhubungan.

Penandatanganan dilakukan oleh masing-masing Kepala Kantor KSOP, UPP dan BUP terkait, disaksikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo dan para pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Dirjen Agus mengatakan, penandatangan Pakta Integritas ini merupakan awal dari komitmen mengimplementasikan inaportnet, guna menciptakan transparansi pelayanan operasional kapal dan barang di pelabuhan serta menjadi instrumen monitoring dan evaluasi untuk melakukan pembinaan dan pengembangan di pelabuhan.

“Sistem digital ini harus dilaksanakan secepat mungkin pada semua kegiatan termasuk dalam pelayanan di pelabuhan. Untuk itu, semua unsur terkait baik Pemerintah, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) seperti PT. Pelabuhan Indonesia (persero) maupun Perusahaan Pelayaran harus saling mendukung agar pelayanan pelabuhan berjalan dengan lancar sehingga menunjang pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Agus.

Rencananya ke 20 pelabuhan ini akan memulai Go-Live Aplikasi Inaportnet pada 30 November 2020. Dengan demikian, jumlah pelabuhan yang sudah menerapkan Inaportnet menjadi 54 pelabuhan. 33 Pelabuhan go live pada 2019, 1 (satu) pelabuhan (Pelsus Batam) go live pada 5 November 2020.

Menurut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Dr.Capt. Antoni Arif Priadi, sebelum penandatanganan Pakta Integritas, pada setiap pelabuhan wajib dilaksanakan sejumlah tahapan, antara lain Training of Trainers (TOT) kepada para operator, Uji Coba infrastruktur, Uji Coba Sistem BUP, Pra SIT Pelabuhan (remote), Refreshment terhadap operator KSOP dan UPP, Sosialisasi kepada pengguna jasa serta uji coba SIT secara real kedatangan kapal. [AF]

1 COMMENT

Comments are closed.