Home Berita Berlaku 1 Juli 2020, Kemenhub Mulai Sosialisasikan TSS Selat Sunda dan Lombok

Berlaku 1 Juli 2020, Kemenhub Mulai Sosialisasikan TSS Selat Sunda dan Lombok

974
0
SHARE

JMOL. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan sosialisasi rencana pemberlakuan Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat Sunda dan Selat Lombok melalui pesan pendek (SMS Broadcast) dengan sasaran masyarakat yang berada di sekitar wilayah Selat Sunda dan Selat Lombok. TSS di kedua selat mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2020.

Baca: IMO Sahkan TSS Selat Sunda dan Lombok

Pengiriman pesan melalui SMS Broadcast sudah dimulai sejak 27 Januari 2020. Isi pesannya tentang rencana pemberlakuan TSS Selat Sunda dan Lombok, sekaligus mengabarkan kehadiran VTS Merak dan VTS Benoa yang dioperasikan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL).

“Setiap orang yang berada di sekitar Selat Sunda dan Selat Lombok baik di darat maupun di kapal yang mendapatkan coverage provider GSM, akan mendapatkan SMS tersebut,” kata Basar Antonius, Direktur Kenavigasian DJPL.

Baca:

Dirjen Hubla: TSS Selat Sunda dan Selat Lombok Resmi Beroperasi Tahun 2020

Indonesia Optimis IMO Setujui Proposal TSS Selat Sunda dan Selat Lombok

Terakhir, rencana implementasi TSS Selat Sunda dan Selat Lombok kembali dibahas dalam Sidang ke-7 NCSR (IMO Sub-Committee on Navigation, Communications, Search & Rescue Sub-Committee) di Markas Besar IMO di London pada 15 – 24 Januari 2020 kemarin.

Sudahkah anda terima sms tentang TSS? [AF]