27 November 2013 - 08:53:19

Menhan Tinjau Persiapan Sail Raja Ampat 2014

SAIL KOMODO 2013 - Semua kegiatan sail diharapkan dapat menggenjot sektor pariwisata dan investasi. (Foto: Nur Fadhilah)

Penulis: Suryo AB

Raja Ampat, JMOL – Perjalanan Kunjungan Kerja Menteri Pertahanan ke Papua baru dapat dilaporkan kembali, karena susahnya sinyal jaringan komunikasi, baik ketika di Merauke-Biak dan tentunya di lautan lepas.

Pada hari pertama, Minggu (24/11), tidak semua program yang direncanakan terealisasi. Selain karena jarak tempuh, cuaca yang tdk mendukung menjadi pertimbangan utama. Sungguh mengarungi Indonesia yang luas ini membutuhkan kesabaran dan kewaspadaan.

Lepas dari Merauke, rombongan menuju Biak menggunakan Kapal KRI Surabaya 591. Menhan dan rombongan tiba di Biak pukul 21.00.

Paparan Panglima Komando Sektor Hanudnas (Pangkosek IV) tentang perkembangan situasi diterima Menhan, dilanjutkan Commanders Call. Menhan kemudian memberikan paparan kepada seluruh perwira se-Garnisun Biak.

Perjalanan hari kedua, Senin (25/11), rombongan kunjungan kerja Menhan beranjak mengunjungi pulau terluar di kawasan utara, yakni Pulau Brast dan Pulau Fanildo. MenHan mengunjungi para prajurit yang bertugas menjaga garis terluar perbatasan wilayah NKRI. Ia memberikan semangat dan menyambungkan tali sitalurahmi antara Pimpinan TNI dan jajaran Kemenhan dengan para prajurit yang sudah mengabdi bagi negara dengan segala keterbatasan di pulau perbatasan.

Selanjutnya, menhan dan rombongan kembali berlayar. Kali ini, menuju Raja Ampat untuk melihat persiapan Sail Raja Ampat 2014. Rombongan dipecah. Menhan dan KasaL menaiki Heli Bell TNI AL dari Skuadron 400, sementara sebagian rombongan menggunakan speed boat.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Sorong untuk memberikan ceramah Bela Negara berkaitan persiapan Sail Raja Ampat 2014. Acara disambung kegiatan bakti sosial di Desa Mariat Gunung, Kecamatan Aimas, Kabupaten Sorong dan kunjungan pembangunan Mako Divisi III Marinir di Sorong.

Setelah perjalanan panjang, rombongan kembali menuju Jakarta menggunakan Pesawat Boeing 737-400 TNI AU dari Bandara Dominique Edward Osok-Sorong.

Kunker Menhan ke Papua dan Papua Barat bertujuan untuk melihat dan mempersiapkan kegiatan Sail Raja Ampat 2014.

“Persiapan Sail Raja Ampat 2014 meningkatkan rasa nasionalisme di mana angkatan TNI AL sebagai backbone kegiatan sail sebelum-sebelumnya,” ujar Kemenhan, Purnomo Yusgiantoro.

Sementara itu, KasaL TNI AL bersama Lantamal X maupun Lanal Sorong akan melihat titik-titik sailing pass yang akan dilalui dalam kegiatan Sail Raja Ampat 2014. Acara besar tersebut rencananya akan digelar Juni 2014.

Menhan meninjau kesiapan fasilitas, baik di Raja Ampat maupun Sorong. Titik penerjunan, persiapan dukungan alokasi kapal, juga keterbatasan fasilitas sarana dan prasarana peserta Sail Raja Ampat.

Untuk sementara, Kemenhan akan menyiapkan satu kapal LPD (Landing Paltform Dock). Kapal ini akan digunakan sebagai hotel terapung bagi para peserta maupun pendukung kegiatan Sail Raja Ampat 2014.

Kapal perang TNI AL yang akan digunakan untuk kegiatan Sail Raja Ampat 2014, minimal sama dengan Sail Komodo 2013, yakni kurang lebih sekitar 12-14 kapal.

Perjalanan yang tidak terlupakan.

Editor: Arif Giyanto


Artikel Terkait